Sunday, October 30, 2011

Generation Technology

Teknologi telekomunikasi merupakan salah satu teknologi yang berkembang dengan sangat cepat. Mulai dengan berkembangnya pemanfaatan teknologi VoIP (Voice over Internet Protocol), Teknologi satelit yang memungkin melakukan komunikasi dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Teknologi telekomunikasi bergerak(mobile technology) juga mengalami perkembangan yang sangat cepat dimulai dengan layanan yang kita kenal 1G sampai dengan 4G dan bahkan 5G.

1. Pengertian G ( Generation)

G pada dasarnya merupakan singkatan dari kata Generation dan biasanya terkait dengan Kecepatan Transmisi Data.

1. 1G - Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps

2. 2G - Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps

3. 2.5G - Packet data onto a 2G network (GPRS, EDGE) 20-40 kpbs

4. 3G - Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps

5. 3.5G - Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps

6. 4G - Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 70 mbps - 1 gbps

7. 5G - Gigabit per second in a few years (?) 1+ gbps. Teknologi 5G saat ini masih dalam konsep penelitian belum dalam tahap pengembangan yang formal.

2. Perkembangan 1G,2G,2.5G,3G,4G, dan 5G

A. Generasi 1G/ 1st Generation

Generasi Pertama atau 1G adalah salah satu Teknologi ponsel pertama yang menggunakan sistem analog, serperti AMPS( Advanced Mobile Phone System) dan NMT( Nordic Mobile Telephone).

AMPS (Advanced Mobile Phone Service), adalah teknologi mobile telephon generasi pertama yang masih menggunakan system analog FDMA (Freqwency Division Multiple Access). AMPS beroperasi pada frekwensi 800 MHz, 821 – 849 MHz untuk base station receiving dan 869 – 894 MHZ untuk base station transmitting. Karena masih mengunakan teknologi analog.

Nordic Mobile Telephony (NMT), adalah mobile telephon generasi pertama yang digunakan di Negara-negara Eropa seperti Swedia, Norwagia, Denmark, dan Finladia. NMT mulai digunakan pada tahun 1981. NMT beroperasi pada frekwensi 450 MHz, kemudaian NMT juga dapat digunakan pada frekwensi 900 MHz, yang dikenal sebagai NMT900.

Kelebihan Teknologi 1G adalah:

1. Karena masih bersifat analog maka sistem yang digunakan masih bersifat regional

2. Sudah bisa melakukan telekomunikasi suara jarak jauh.

Kekurangan Teknologi 1G adalah:

1. Kapasitas sistem yang terbatas. Hal ini karena teknologi multiple accessnya masih menggunakan FDMA, dimana selama pembicaraan berlangsung, penggunaan suatu kanal akan diperuntukkan bagi satu subscriber saja. Walaupun subscriber itu tidak sedang mengirimkan informasi, maka kanal yang dia duduki tidak dapat digunakan oleh subscriber lain. Hal ini berlangsung terus sampai pembicaraan selesai.
Teknologi yang berkembang tidak kompatibel satu dengan yang alinnya sehingga hal ini membatasi mobilitas subscriber yang hanya bisa digunakan didalam areanya saja (tidak memungkinkan roaming ke dalam jaringan lain.

2. Teknologi 1G hanya bisa melayani komunikasi suara saja.

3. Sistem keamanan yang sangat buruk karena modulasinya masih menggunakan modulasi analog (FM).

B. Generasi 2G/ 2nd Generation

Teknologi komunikasi mobile generasi kedua (2G) berkembang pesat dan meluas penggunaannya pada era tahun 90-an, di mana system digital mulai booming dan digunakan di berbagai aspek teknologi menggantikan system analog. Teknologi 2G merupakan teknologi teleponi mobile yang menggunakan system digital, bukan lagi sistem analog seperti 1G. Bukan hanya booming di era 90-an, teknologi generasi kedua ini masih tetap bertahan sampai sekarang penggunaannya, meskipun tidak booming seperti dulu lagi.

Kelebihan Teknologi 2G adalah:

· Suara yang dihasilkan dari teknologi ini lebih jernih karena sudah berbasis digital

· Selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter).

· Mendukung voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu cukup untuk mengirim SMS, download gambar, atau ringtone MIDI.

Kelemahan Teknologi 2G adalah:

· Kelemahan teknologi 2G terletak pada kecepatan transfer data yang masih rendah (kecepatan rendah - menengah). Tidak efisien untuk trafik rendah.

· jangkauan jaringan juga masih terbatas sehingga, sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT

· Di daerah yang kurang padat penduduknya, sinyal digital lebih lemah mungkin tidak cukup untuk mencapai sebuah menara sel. Hal ini cenderung menjadi masalah tertentu pada sistem 2G digunakan pada frekuensi yang lebih tinggi, tetapi sebagian besar tidak menjadi masalah pada sistem 2G digunakan pada frekuensi yang lebih rendah. Peraturan nasional sangat berbeda antara negara-negara yang menentukan di mana 2G dapat digunakan.

· Analog memiliki kurva peluruhan mulus, digital steppy bergerigi satu. Hal ini dapat menjadi keduanya keuntungan dan kerugian. Dalam kondisi baik, digital akan terdengar lebih baik. Dalam kondisi sedikit lebih buruk, analog akan mengalami statis, sementara digital telah putus sesekali. Seperti kondisi memburuk, meskipun, digital akan mulai benar-benar gagal, dengan menjatuhkan panggilan atau yang tidak dapat dimengerti, sementara analog perlahan semakin memburuk, umumnya memegang panggilan lebih lama dan memungkinkan setidaknya beberapa kata untuk melewati.

· Sementara panggilan digital cenderung bebas dari kebisingan statis dan latar belakang, kompresi lossy codec yang digunakan oleh mengambil tol, kisaran suara yang mereka sampaikan berkurang. Anda akan mendengar kurang dari tonalitas suara seseorang berbicara di ponsel digital, tetapi Anda akan mendengar lebih jelas.

C. Generasi 2.5G dan 2.75 G

2.5 G digunakan untuk mendeskripsikan apa yang sistem 2G telah terapkan pada sebuah domain packet-switched selain domain circuit-switched. 2.5 G tidak selalu menyediakan layanan yang lebih cepat karena bundling timeslots digunakan untuk circuit-switched layanan data (HSCSD) juga.

Langkah penting pertama di dalam evolusi Jaringan GSM menuju 3G terjadi pada pengenalan General Packet Radio Service.Jaringan CMA 2000 juga berkembang melalui pengenalan 1xRTT. Kombinasi dari kemampuan-kemampuan ini lebih dikenal dengan 2.5G.

GPRS dapat menyediakan kecepatan data dari5.6kbit/s sampai 115 kbit/s.GPRS dapat digunakan untuk layanan seperti akses Wireless Application Protocol (WAP), Multimedia Messaging Service (MMS), dan untuk layanan komunikasi internet seperti email dan akses World Wide Web. Transfer data GPRS biasanya dihitung per Megabyte dari yang ditransfer, sedangkan data komunikasi melalui circuit switching tradisional ditagih per menit waktu koneksi, terlepas apakah sebenarnya pengguna adalah memanfaatkan kapasitas atau dalam keadaan idle.

1xRTT mendukung bi-directional (up dan downlink) tingkat puncak data hingga 153,6 kbit / s, memberikan pengguna data throughput rata-rata 80-100 kbit / s dalam jaringan komersial. Hal ini juga dapat digunakan untuk WAP, SMS & MMS layanan, serta akses internet.

Gambar 1.3 Generasi 2.5 G

Generasi 2.75(EDGE)

Jaringan GPRS1 berevolusi menjadi jaringan EDGE dengan pengenalan encoding 8PSK . Enhanced Data rates for GSM Evolution (EDGE), Enhanced GPRS (EGPRS), or IMT Single Carrier (IMT-SC) adalah teknologi telepon seluler backward-yang mengizinkan peningkatan kecepatan transmisi data that allows improved data transmission rates, sebagai perpanjangan di atas standar GSM. EDGE digunakan pada jaringan GSM dimulai pada 2003-pada awalnya oleh Cingular (sekarang AT & T) di Amerika Serikat.

EDGE distandarisasi oleh 3GPP sebagai bagian dari keluarga GSM dan ini merupakan upgrade yang menyediakan meningkat tiga kali lipat kapasitas potensial dalam jaringan GSM / GPRS. Spesifikasi yang lebih tinggi mencapai tingkat data (hingga 236,8 kbit / s) dengan beralih ke metode yang lebih canggih coding (8PSK), dalam timeslots GSM yang ada.

D. Generasi 3G/ 3rd Generation

Di dalam era 3G ini banyak juga standardisasi teknis yang beredar untuk mendukungnya. Namun sebenarnya, standardisasi internasional untuk 3G telah dibentuk oleh lembaga standardisasi internasional ITU (International Telecommunications nion).Standar baku yang satu ini diberi nama IMT-2000. Namun pada praktisnya, pengguna teknologi 3G tidak menggunakan standardisasi tersebut, karena mereka memilih untuk menggunakan teknologi-teknologi yang kini memang sedang berkembang di dunia telekomunikasi. Standar-standar teknis yang termasuk dalam kategori teknologi 3G yang ada di dunia saat ini adalah sebagai berikut:
- W-CDMA
- CDMA2000
- TD-CDMA/TD-SCDMA
- DECT
- UWC-136 (EDGE)

Gambar 1.4 Teknologi Generasi 3/3G

Kelebihan Teknologi 3G, yaitu:

Ø Kepadatan data di sistem yang ada dapat dikurangi dengan adanya spectrum radio

Ø Bandwidth, keamanan dan kehandalan yang lebih

Ø Menyediakan interoperabilitas antara penyedia layanan

Ø Ketersediaan tarif tetap dan variabel

Ø Dukungan untuk perangkat dengan kompatibilitas dengan jaringan yang ada

Ø Perangkat yang selalu online - 3G menggunakan konektivitas IP yang berbasis paket

Ø Layanan multimedia yang lengkap tersedia

Kelemahan Teknologi 3G, yaitu

Ø Biaya infrastruktur selular, upgrade Base Stations sangat tinggi

Ø Kebutuhan handset yang berbeda.

Ø Roaming dan data / suara bekerja sama belum diimplementasikan

Ø Konsumsi daya tinggi

Ø Membutuhkan Base stations yang dekat dan mahal

Ø biaya lisesnsi spektrum, biaya penyebaran jaringan dan subsidi handset pelanggan yang luar biasa.

E. Generasi 3.5 dan Generasi 4

Di Dalam telekomunikasi teknologi 4G termasuk generasi keempat dalam standar telepon seluler. Teknologi 4G merupakan lanjutan keberhasilan dari teknologi 2G dan 3G. Pada tahun 2009, Organisasi ITU-R menentukan kebutuhan IMT-Advanced(International Mobile Telecommunication Advanced) untuk standar 4G , mengatur persyaratan kecepatan puncak untuk layanan 4G pada kecepatan 100Mb/s untuk komunikasi mobilitas tinggi seperti kereta api dan mobil dan 1 Gbit untuk komunikasi mobilitas rendah seperti pejalan kaki dan pengguna statisioner.

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.

4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) merupakan teknologi 4G Pertama yang diimplementasikan di Indonesia pada bulan Juni 2010 oleh operator Firstmedia dengan merek dagang Sitra WiMAX. Teknologi 4G WiMAX terdiri atas tiga bagian generasi,

- WiMAX 16.d, atau sering disebut WiMAX nomadic dengan mobilitas terbatas hingga kecepatan 70 Mbps.

- WiMAX 16.e, merupakan WiMAX mobile dengan mobilitas tinggi hingga kecepatan 144Mbps.

- WiMAX 16.m, WiMAX mobile dengan mobilitas tinggi hingga kecepatan 1Gbps.

F. Generasi 5/ 5th Generation

5G (jaringan generasi mobile atau sistem 5 generasi ke-5 nirkabel) adalah nama yang digunakan dalam beberapa makalah penelitian dan proyek-proyek untuk menunjukkan fase utama berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G/IMT-Advanced yang standar pada tahun 2011. Saat ini, 5G bukan istilah resmi yang digunakan untuk spesifikasi tertentu atau dalam dokumen resmi belum diumumkan kepada publik oleh perusahaan telekomunikasi atau badan standardisasi seperti 3GPP, WiMAX Forum, atau ITU-R. Rilis standar baru di luar 4G sedang berlangsung oleh badan standardisasi, tetapi saat ini tidak dianggap sebagai generasi mobile baru tetapi di bawah payung 4G.

3. Tabel Perbedaan 1G,2G,2.5G, dan 3G

Aspek

1G

2G

2.5 G

3G

Kecepatan

Rendah(low-time speed

Rendah-menengah

Menengah hingga 150 kb/s

Cepat

Teknologi Sistem

Analog

Digital

Digital

Digital

Biaya

Murah

Murah

Sedang

Mahal

Layanan

Suara

Masih suara tetapi ada layanan tambahan yaitu SMS(Short Message Service)

Layanan data yang lebih maju( misalnya WAP , ringtone dan logo) serta Bluetooth dan Wireless LAN

Multimedia Messaging,Akses Internet Kecepatan tinggi

Contoh

NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).

GSM dan CDMA2000 1xRTT.

GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA

W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

Sumber: Data from Multiple Resources

No comments:

Post a Comment